Potensi Penambahan Produksi Minyak RI hingga 35.000 Barel

by -48 Views

Pengeboran Migas di Bojonegoro Siap Dipercepat

Jakarta, CNBC Indonesia – Kesepakatan untuk mempercepat pengembangan proyek pengeboran migas di Bojonegoro telah dicapai setelah kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto. Para pihak terkait, termasuk KSP, bupati setempat, dan instansi terkait, telah menandatangani kesepakatan bersama untuk mendukung penyediaan lahan bagi pengeboran sumur-sumur yang direncanakan.

Detail Kesepakatan

Berdasarkan hasil kesepakatan, beberapa proyek pengeboran migas yang akan dipercepat pengembangannya di Bojonegoro antara lain:

  1. Proyek sumur KKW yang dioperasikan oleh KKKS ExxonMobil Cepu Ltd dengan kebutuhan lahan sekitar 0,6 hektare.
  2. Proyek sumur BGE-1 yang dioperasikan oleh KKKS PT Pertamina EP, memerlukan lahan sekitar 3,5 hektare di Bojonegoro.
  3. Proyek sumur RBG-5, RBG-6, dan RBG-7 yang dioperasikan oleh KKKS TIS, membutuhkan lahan sekitar 4,4 hektare di wilayah Demak dan Grobogan.

Potensi cadangan dari proyek-projek ini diperkirakan mencapai 23 juta barel minyak dan 1,5 triliun kaki kubik (TCF) gas, dengan potensi produksi sekitar 35.000 barel minyak per hari (bph) dan 450 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan proses pengeboran bisa segera dimulai untuk memaksimalkan potensi sumber daya migas di Bojonegoro. Djoko Siswanto juga meminta dukungan dan doa agar segala proses berjalan lancar.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link