Tim Gabungan Geledah 12 Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi
Sebuah tim gabungan terdiri dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi berbeda di Jakarta dan sekitarnya. Penyelidikan ini terkait dengan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero) dan PT Krakatau Steel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa kegiatan penggeledahan tersebut merupakan bagian dari tindakan hukum untuk mengumpulkan barang bukti. Hingga malam Rabu (8/7), tim gabungan telah menyelesaikan penggeledahan di dua lokasi di Jakarta Selatan, yaitu Kafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer di Cipete Selatan.
Lokasi Penggeledahan
Sementara itu, proses penggeledahan masih berlangsung di sepuluh lokasi lainnya, antara lain:
- PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat
- PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara
- PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat
- Rumah Sdr. MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan
- Rumah Sdr. TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan
- Kantor/Grup DMG / CP, Kuningan, Jakarta Selatan
- PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan
- Rumah Sdr. DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan
- Rumah Sdri. MILDK, Apartemen Pacific Place, Jakarta Selatan
- Rumah di Sentul, Kabupaten Bogor
Penyidikan Kasus Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang
Tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di kafe dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan terkait dengan kasus dugaan korupsi dalam pasokan batu bara yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel. Kasus ini melibatkan pemadaman listrik di bawah pengelolaan PT PLN (Persero), dugaan korupsi Asabri dan Jiwasraya tahun 2020-2025, serta dugaan pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.
Budi Hermanto menjelaskan bahwa Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan penyidikan terhadap kasus korupsi, tindak pidana pencucian uang, hingga suap. Penyidikan ini menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap dugaan kasus korupsi, sehingga kepolisian turut berupaya melakukan pengungkapan dan penyidikan yang tepat.





