JAKARTA – Toy Story 5 mencatat pencapaian luar biasa sebagai film pembuka terlaris dalam sejarah Disney. Film yang dirilis pada 19 Juni berhasil meraih pendapatan sebesar 160 juta USD atau sekitar Rp2,85 triliun, melampaui pendapatan Toy Story 4 sebelumnya yang mencapai 120 juta USD atau Rp2,4 triliun. Pencapaian Toy Story 5 juga menjadikannya sebagai film pembuka terbesar kedua dalam waralaba Disney setelah Incredibles 2 di tahun 2018 dengan pendapatan 182,7 juta USD.
Penonton Tergila-gila dengan Toy Story 5
Toy Story 5 telah melampaui pendapatan film animasi lainnya di tahun 2026, bahkan mengungguli Super Mario Galaxy Movie yang hanya meraup 131,7 juta USD. Keberhasilan ini membuka peluang Toy Story 5 untuk menjadi film animasi terlaris sepanjang masa meskipun harus bersaing dengan Minions 3 dan The Angry Birds Movie 3.
Sebagai bagian dari waralaba Pixar Disney yang pertama kali tayang pada 1995, Toy Story terus berkembang dengan cerita yang relevan dengan isu-isu sosial saat ini. Kisah tentang kehidupan mainan dari perspektif mereka terus menarik perhatian penonton dari berbagai generasi.
Kembali ke Layar Lebar dengan Kisah Baru
Toy Story 5 merupakans sekuel yang dinantikan setelah keberhasilan Toy Story 4. Dengan selang waktu tujuh tahun, sutradara Andrew Stanton kembali mengangkat kisah mainan konvensional yang harus berhadapan dengan pesaing baru berupa mainan elektronik. Bonnie, pemilik mainan tersebut, terlalu asyik dengan perangkat pintar Lily Pad sehingga mainan-mainan konvensional merasa terpinggirkan.
Dalam upaya untuk kembali menjadi favorit Bonnie, Sheriff Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan kawan-kawan berusaha menciptakan rencana yang menghibur agar Bonnie kembali memperhatikan mereka. Dengan konflik yang menarik dan pesan yang dalam, Toy Story 5 berhasil menghipnotis penonton di seluruh dunia.
Bagi Anda yang belum menonton, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan petualangan seru Toy Story 5 di bioskop. (*)



