Kemenperin Bantah Pabrik Komponen Otomotif Jepang Cabut di RI

by -67 Views

Kementerian Perindustrian Bantah Kabar Hengkangnya Pabrik Otomotif ke Vietnam

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Perindustrian membantah kabar yang menyebut 2 pabrik komponen otomotif di Jawa Timur akan hengkang ke Vietnam. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta.

Menurut Setia, kedua pabrik komponen otomotif tersebut masih beroperasi normal tanpa kabar relokasi ke Vietnam. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, sebelumnya mengungkapkan ketidakpastian terkait nasib 2 perusahaan komponen otomotif tersebut di Jawa Timur.

Situasi Perang Sebagai Pemicu Potensial Relokasi Pabrik

Menurut Said Iqbal, perusahaan di Jawa Timur tersebut berpotensi hengkang ke Vietnam karena situasi perang yang berkepanjangan. Vietnam merupakan negara yang tengah fokus pada pengembangan mobil listrik. Oleh karena itu, beberapa langkah strategis akan diambil untuk mencegah hal ini terjadi.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah melakukan negosiasi dengan kedua perusahaan komponen otomotif tersebut. Serikat pekerja siap untuk berunding dengan perusahaan demi memastikan agar tidak ada relokasi ke Vietnam.

Mitigasi Awal untuk Menjaga Ketenagakerjaan

Said Iqbal juga menekankan pentingnya upaya mitigasi dini dalam menyelesaikan potensi PHK akibat relokasi pabrik. Contohnya adalah kasus di PT Amos, di mana langkah-langkah dini yang diambil mampu menghindarkan para pekerja dari pemutusan hubungan kerja (PHK).

Proses Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sudah berjalan dan berbagai pihak termasuk pemerintah dan serikat pekerja terlibat dalam menyelesaikan masalah ketenagakerjaan tersebut. Mitigasi dini dinilai dapat mempermudah penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara menyeluruh.

Source link