Strategi Meningkatkan Daya Saing Mebel RI: Keunggulan Lawan Malaysia Cs

by -73 Views

Industri Mebel RI Berjuang Memperkuat Daya Saing di Pasar Global

Jakarta, CNBC Indonesia – Industri mebel Indonesia terus berupaya memperkuat daya saingnya di pasar ekspor global. Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi oleh industri mebel dalam negeri. Salah satunya adalah ketidakpastian di pasar global yang memengaruhi biaya produksi akibat impor bahan baku serta fluktuasi nilai tukar mata uang.

Menurut Abdul Sobur, untuk bersaing dengan negara-negara produsen mebel besar seperti Malaysia, Vietnam, dan China, Indonesia perlu memastikan stabilitas regulasi dan iklim investasi yang kondusif. Hal ini menjadi kunci penting dalam mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi produksi di sektor industri mebel Tanah Air.

Kepastian Regulasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Industri Mebel

Abdul Sobur juga menekankan bahwa kepastian regulasi menjadi faktor krusial dalam menghadapi gejolak yang mungkin terjadi hingga tahun 2026. Dengan regulasi yang jelas dan mendukung, industri mebel Indonesia diharapkan dapat terus berkembang dan meningkatkan daya saingnya di pasar internasional.

Dalam sebuah dialog dengan Bunga Cinka dalam acara Manufacture Check di CNBC Indonesia, Abdul Sobur membagikan pandangannya mengenai prospek industri mebel Indonesia ke depan. Dia menyoroti pentingnya stabilitas dalam regulasi dan iklim investasi sebagai landasan untuk pertumbuhan industri mebel Tanah Air di masa mendatang.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tantangan dan prospek yang dihadapi oleh industri mebel Indonesia dalam menghadapi gejolak hingga tahun 2026, simak wawancara lengkap dengan Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, di CNBC Indonesia.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link