Hebohnya Isu Prabowo Terima Untung dari MBG: Fakta dan Klarifikasi

by -58 Views

Klarifikasi Badan Gizi Nasional terkait Isu Pembagian Keuntungan Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan pernyataan menyanggah narasi yang sedang viral di media sosial terkait pembagian keuntungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Menurut Kepala BGN, Nanik S Deyang, informasi tersebut hanyalah hoaks dan bukan pernyataan resmi dari lembaga tersebut.

Nanik menegaskan bahwa hoaks seperti ini memiliki potensi untuk menyesatkan masyarakat dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Beliau juga menyoroti bahwa tak jarang pihak tak bertanggung jawab menggunakan nama pejabat publik untuk membangun narasi provokatif dan meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, Nanik meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi dari media sosial dan aplikasi pesan.

BGN Mendorong Masyarakat untuk Memeriksa Sumber Informasi Secara Resmi

Nanik sangat menegaskan bahwa semua informasi resmi BGN hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi lembaga, seperti siaran pers, situs web resmi, dan akun media sosial yang terverifikasi. Beliau juga menekankan bahwa informasi di luar saluran resmi tersebut tidak dapat dipercaya.

Berkenaan dengan program MBG, Nanik menjelaskan bahwa program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, dengan menyasar berbagai kelompok penerima manfaat seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. BGN berkomitmen untuk tetap menjalankan tugas dan program pelayanan sesuai dengan amanat pemerintah.

Nanik berharap agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang bersifat manipulatif, provokatif, atau fitnah. Beliau mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media digital, serta selalu melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya ke orang lain.

Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa mereka akan terus fokus pada tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan arahan pemerintah, tanpa terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.

Source link