Prabowo Laporkan Kejanggalan MBG, Bos PPATK-BPKP Diundang

by -80 Views

Prabowo Subianto Ungkap Kejanggalan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sempat menerima laporan mengenai berbagai kejanggalan dan indikasi penyelewengan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Menyikapi laporan tersebut, Prabowo mengaku langsung memanggil sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hal ini diungkapkan, acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, (3/6/2026).

Prabowo Prioritaskan Integritas Pimpinan dalam Pekerjaan

“Jadi memang sudah berapa saat saya mendapat laporan ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi-indikasi penyelewengan-penyelewengan dari pimpinan,” kata Prabowo. Menurutnya, faktor pimpinan sangat memengaruhi budaya kerja dan keberhasilan suatu organisasi.

Pemimpin yang baik dapat membuat organisasi berjalan dengan baik, sementara pemimpin yang tidak baik dapat merusak keberlangsungan organisasi tersebut. Prabowo menegaskan pentingnya kompetensi dan kejujuran dari pemimpin sebuah lembaga atau organisasi.

Penyelidikan Lebih Lanjut Terkait Program MBG

Prabowo mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan program penting yang telah digunakan oleh negara-negara maju untuk mengurangi kemiskinan. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Jika program ini berhasil, Prabowo yakin akan muncul kemajuan ekonomi yang signifikan bagi Indonesia. Selain itu, kesuksesan program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian di tingkat desa dan meningkatkan penghasilan petani.

Dalam upaya memastikan keberlangsungan program MBG, Prabowo telah memanggil beberapa pejabat terkait untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai potensi kejanggalan dan penyelewengan yang terjadi.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link