Konflik AS-Iran dan Perang Besar di Timur Tengah

by -79 Views







Artikel Terbaru: Eskalasi Konflik Israel-Lebanon

Eskalasi Konflik Israel-Lebanon: Benjamin Netanyahu Perintahkan Ekspansi

Jakarta, CNBC Indonesia – Konflik di perbatasan Israel-Lebanon kembali memasuki fase yang lebih berbahaya. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militernya memperluas operasi darat ke wilayah Lebanon meski gencatan senjata telah diumumkan lebih dari enam pekan lalu.

Perintah Ekspansi Netanyahu

Langkah tersebut menandai eskalasi terbaru dalam pertempuran melawan kelompok Hizbullah yang didukung Iran dan memicu kekhawatiran internasional akan meluasnya perang di kawasan. Dalam pernyataan pada Minggu (31/5/2026), Netanyahu menegaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan militer Israel untuk memperdalam operasi di Lebanon selatan.

Perkembangan Terbaru

Perang di Lebanon menjadi limpahan konflik terbesar dari perang Iran yang dimulai sejak Hizbullah meluncurkan roket dan drone ke wilayah Israel sebagai bentuk dukungan terhadap sekutunya, Iran. Menurut pemerintah Lebanon, sedikitnya 3.370 orang telah tewas akibat operasi militer Israel. Sementara Israel menyatakan 24 tentaranya dan empat warga sipil tewas selama periode yang sama.

Puluhan ribu warga Israel di wilayah utara juga terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat serangan roket dan drone Hizbullah.

Militer Israel Merebut Kastel Beaufort

Dalam perkembangan terbaru, militer Israel mengumumkan pasukannya telah merebut Kastel Beaufort yang berusia sekitar 900 tahun serta punggungan strategis di Lebanon selatan. Ini merupakan pertama kalinya Israel kembali menguasai Kastel Beaufort sejak Mei 2000, ketika negara itu menarik pasukannya dari Lebanon selatan setelah pendudukan selama 18 tahun.

Kastel Beaufort yang kini berada di bawah kendali Israel memberi keuntungan besar bagi negara tersebut. Lokasi bersejarah tersebut berada di titik tinggi yang memungkinkan pasukan Israel mengawasi sebagian besar wilayah Lebanon selatan dan Israel utara.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Lebanon maupun Hizbullah terkait perkembangan terbaru tersebut. Namun, intensitas pertempuran yang meningkat memicu Prancis meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat.

Meningkatnya pertempuran di Israel-Lebanon menunjukkan eskalasi kekerasan yang terus meningkat di kawasan tersebut dan memicu kekhawatiran internasional terhadap situasi ini.


Source link