Iran Lepas Rudal: Trump Godok Kesepakatan Damai

by -85 Views

Iran Luncurkan Rudal di Tengah Upaya AS Mencapai Kesepakatan Damai

Jakarta, CNBC Indonesia – Meski Amerika Serikat (AS) sedang merancang kesepakatan gencatan senjata selama 60 hari dengan Iran, Teheran kembali meluncurkan rudal. Media pemerintah Iran, Fars, melaporkan angkatan bersenjata Iran menembakkan rudal tanpa menyebutkan target pada Kamis (28/5/2026) malam.

Hal ini terjadi setelah Pentagon menyebut Iran meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait dan mengoperasikan drone serang di sekitar Selat Hormuz.

AS dan Iran Hampir Sepakat, Tapi…

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata serta memulai negosiasi nuklir baru. Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan kedua negara “sangat dekat” mencapai kesepakatan, yang melibatkan perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari dan pembahasan pembatasan program nuklir Iran.

Meskipun demikian, Presiden AS Donald Trump masih menimbang-nimbang proposal tersebut dan menetapkan “garis merah” dalam negosiasi, termasuk tuntutan agar Iran menyerahkan uranium yang telah diperkaya tinggi serta menghentikan pengembangan senjata nuklir.

Situasi Tensi di Kawasan Meningkat

Di tengah proses negosiasi tersebut, tensi di kawasan justru semakin meningkat. Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada Otoritas Selat Teluk Persia Iran yang mengontrol lalu lintas di Selat Hormuz. Sanksi juga diterapkan kepada siapapun yang terlibat dalam pengenaan biaya di selat tersebut.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengungkap bahwa Iran meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait dan mengoperasikan lima drone serang di sekitar Selat Hormuz. Pasukan Kuwait berhasil mencegat rudal tersebut, namun CENTCOM menyebut tindakan Iran sebagai “pelanggaran gencatan senjata yang mengerikan.”

Source link