Ancaman Trump Serang Oman Jika Melibatkan Iran

by -94 Views

Trump Ancam Serang Oman Jika Berkolaborasi dengan Iran

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap Oman jika negara itu berkolaborasi dengan Iran untuk menegaskan kendali atas Selat Hormuz. Ancaman Trump muncul setelah televisi pemerintah Iran melaporkan kerangka nota kesepahaman (MOU) antara kedua negara.

Spekulasi Awal dan Reaksi Departemen Luar Negeri AS

Pada rapat kabinet hari Rabu, seorang reporter meminta Trump untuk memberikan pendapatnya tentang gagasan Oman dan Iran mengawasi perdagangan di jalur air strategis tersebut, yang menangani lebih dari 20% lalu lintas minyak global dunia. Trump menjawab dengan ancaman yang tampaknya asal bunyi.

Meskipun awalnya ada spekulasi bahwa Trump mungkin salah bicara dan mengatakan “Oman” alih-alih “Iran”, Departemen Luar Negeri AS kemudian membagikan komentar tersebut di media sosial, dengan transkrip kutipan yang merujuk pada negara Arab tersebut.

Oman dan Ketergantungan Hubungan dengan AS

Oman, yang dikenal karena netralitasnya, belum mengatakan ingin bergabung dengan Iran dalam mengendalikan Hormuz. AS dan Oman adalah sekutu dekat dengan hubungan yang telah terjalin lebih dari 200 tahun.

Kedua negara memiliki banyak perjanjian kerja sama, termasuk kemitraan keamanan, perjanjian perdagangan bebas, dan kesepakatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oman sebelumnya bertindak sebagai mediator kunci antara Washington dan Teheran ketika mereka berupaya menyelesaikan perang yang dimulai pada 28 Februari, saat AS dan Israel menyerang Iran.

Trump menjadikan kekuatan militer sebagai strategi luar negerinya, yang kadang-kadang disebut “diplomasi kapal perang”. Namun, ancamannya menuai kecaman dari para kritikus, yang menyamakan komentarnya dengan tindakan seorang “bos mafia”.

Piagam PBB melarang ancaman kekerasan terhadap negara mana pun, dan larangan itu mengikat Amerika Serikat persis seperti mengikat semua orang lain.

Trump juga mengulangi seruannya kepada negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi dan Qatar, untuk menjalin hubungan formal dengan Israel sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata AS-Iran di masa depan.

Sebelumnya, selama masa jabatan pertamanya, Trump telah membantu menengahi Kesepakatan Abraham untuk mendorong negara-negara Arab menjalin hubungan resmi dengan Israel.

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Al Jazeera perihal hal ini.

Source link