Deportasi AS Imigran Warga Amerika Selatan: Peringatan ke Kongo

by -97 Views

Amerika Serikat Deportasi Warga Amerika Selatan ke Kongo

Pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat telah mendeportasi belasan imigran dari Amerika Selatan ke Republik Demokratik Kongo. Deportasi ini mencakup sejumlah individu dari Kolombia, Ekuador, dan Peru yang disetujui oleh DR Kongo untuk diterima.

Hugo Palencia: Dari Amerika ke Kongo

Salah satu dari mereka yang mengalami deportasi mendadak adalah Hugo Palencia. Mantan pengantar makanan di Aurora, Colorado, ini sekarang menemukan dirinya di negara Afrika Tengah tanpa persiapan sebelumnya. Bersama 14 migran lainnya, ia tiba di sebuah hotel di luar ibu kota Kinshasa.

Kebijakan Deportasi Kontroversial

Kebijakan deportasi ke negara ketiga yang diterapkan oleh pemerintahan Trump telah menimbulkan kontroversi. Para migran yang dideportasi sering kali berada dalam ketidakpastian hukum dan dihadapkan pada pilihan sulit. Mereka harus memilih antara kembali ke negara asal di Amerika Latin atau tinggal di Kongo yang mungkin memiliki risiko tinggi.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS enggan memberikan komentar terkait deportasi ini, sementara pemerintah Kongo menyatakan bahwa tidak satupun dari para migran tersebut memiliki catatan kriminal di Amerika Serikat.

Seorang wanita Kolombia yang turut dideportasi menjelaskan bahwa mereka diberikan pilihan untuk kembali dengan perlindungan dari IOM atau tinggal di Kongo tanpa bantuan. Para deportasi ini diberikan visa turis tiga bulan namun tidak diizinkan untuk bekerja.

Meskipun dalam suasana ketidakpastian, para migran yang dideportasi tidak dipaksa untuk pulang ke negara asal. Batas waktu tujuh hari adalah masa dukungan minimum yang diberikan oleh IOM, namun bantuan tersebut dapat diperpanjang di luar periode tersebut.

Pada malam pertama di Kongo, Hugo Palencia duduk di dekat kolam renang dan merenungkan nasibnya. Meskipun perjalanannya penuh liku, ia tetap optimis menjalani kehidupan baru di benua yang jauh dari rumahnya.

Source link