Berbagai Kejadian Kriminal Menarik di Jakarta Selama Seminggu Terakhir
Jakarta – Polda Metro Jaya mencatat beberapa peristiwa terkait keamanan dan kriminalitas yang membangkitkan perhatian selama seminggu terakhir. Mulai dari operasi penindakan judi online internasional hingga penangkapan 10 remaja yang berencana melakukan tawuran di Jakarta Timur. Berikut rangkuman beritanya:
Polda Metro Jaya Berhasil Menangkap Pelaku Judi Online Internasional
Jajaran Polda Metro Jaya melakukan operasi penegakan hukum terhadap jaringan judi online internasional di Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Satuan Brimob turut dikerahkan untuk memberikan dukungan pengamanan dalam operasi tersebut. Selain mengumpulkan barang bukti, polisi juga mengamankan para terduga pelaku. Kegiatan ini dilakukan untuk menjamin kelancaran operasi penyidikan.
Penangkapan 10 Remaja yang Akan Terlibat Tawuran di Jaktim
Patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Polres Metro Jakarta Timur berhasil menangkap 10 remaja yang berencana melakukan tawuran di Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur. Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, tongkat golf, sepeda motor, dan telepon genggam dari para remaja tersebut. Mereka kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Rotasi dan Mutasi Jabatan di Lingkungan Polda Metro Jaya
Sebanyak 108 perwira tinggi dan menengah di lingkungan Polri mengalami rotasi dan mutasi jabatan pada bulan Mei 2026, termasuk di Polda Metro Jaya. Direktorat Lalu Lintas, Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN), Kapolres Metro Depok, dan Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Metro Jaya merupakan beberapa jabatan yang mengalami perubahan. Rotasi ini bertujuan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja institusi kepolisian.
Penindakan Toko Kosmetik yang Menjual Obat Keras Ilegal di Ciracas
BBPOM Jakarta bersama Polda Metro Jaya melakukan tindakan terhadap sebuah toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, karena menjual obat keras tanpa izin edar. Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menegaskan bahwa toko kosmetik atau usaha lain dilarang menjual obat keras tanpa izin dari BPOM. Tindakan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari produk ilegal yang berbahaya.
Akui Kesalahan, Terdakwa Kasus Penculikan Bank Minta Maaf di Pengadilan
Terdakwa kasus dugaan penculikan dan pembunuhan seorang kepala cabang bank di Jakarta, Serka MN, mengakui kesalahannya di pengadilan. Dalam sebuah sidang, Serka MN meminta maaf sambil menangis dan mengakui penyesalannya atas perbuatannya. Kepatuhan terhadap proses hukum menjadi salah satu hal penting dalam penegakan keadilan.





