Misi Mulia Project Freedom AS di Selat Hormuz

by -55 Views

AS Bantu Kapal Terdampar Akibat Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan membantu “memandu” kapal-kapal yang terdampar akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Dilansir dari laporan BBC pada Selasa (5/5/2026), penutupan Selat Hormuz ini terjadi setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran yang kemudian dibalas oleh Teheran.

Apa yang Dikatakan Trump?

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa AS akan membantu negara-negara yang meminta bantuan untuk memandu kapal-kapal mereka keluar dari Selat Hormuz. Menurut Trump, banyak kapal tersebut telah kehabisan persediaan makanan dan kebutuhan lain untuk awak kapal.

Tanggapan Iran

Iran menolak klaim mereka terkait operasi “Project Freedom” yang dilakukan AS demi kepentingan Iran. Iran menyatakan bahwa mereka memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz dan akan menyerang kekuatan asing yang masuk ke wilayah mereka.

Bagaimana Militer AS Menjalankan Rencana Trump?

Data dari Organisasi Maritim Internasional menunjukkan bahwa ribuan pelaut dan kapal terjebak di Teluk sejak dimulainya perang dengan Iran. Militer AS telah mengerahkan banyak sumber daya untuk mendukung operasi ini, termasuk kapal perusak dan pesawat tempur.

Pada Senin sore, Centcom melaporkan bahwa kapal perusak AS telah membantu dua kapal dagang berbendera AS melintasi Selat Hormuz. Meskipun demikian, ahli memperkirakan bahwa mengamankan jalur di Teluk akan sulit dan memerlukan opsi militer yang lebih kuat.

Iran Menembaki Kapal Perang AS?

Iran mengklaim telah menembaki kapal AS, namun klaim ini dibantah oleh Centcom. Trump juga menuduh Iran melepaskan tembakan ke negara asing yang tidak terkait, yang memicu serangan balasan AS terhadap kapal-kapal Iran.

Source link