Kinerja Manufaktur RI Melemah: Akar Masalahnya Menurut Airlangga

by -123 Views

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pelemahan kinerja aktivitas sektor manufaktur RI pada bulan April 2026 disebabkan oleh ketidakpastian global. Konflik geopolitik antara AS dan Iran menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi rantai pasok dunia.

Alasan Pelemahan Sektor Manufaktur

Menurut Airlangga Hartarto, pelemahan sektor manufaktur terjadi karena ketidakpastian masa depan. Gangguan dalam rantai pasok global turut berdampak pada sektor manufaktur Indonesia. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) merilis angka 49,1 pada bulan April 2026, merupakan angka terendah dalam sembilan bulan terakhir sejak Juli 2025.

PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Angka di atas 50 menunjukkan fase ekspansi, sementara di bawah 50 menandakan kontraksi. Airlangga menyebutkan bahwa sektor manufaktur sangat tergantung pada sektor lain dan permintaan.

Kontraksi Sektor Manufaktur dan Faktor Penyebab

Penurunan kondisi sektor manufaktur di awal kuartal kedua 2026 merupakan akibat dari beberapa faktor, di antaranya adalah kontraksi volume produksi, kenaikan harga bahan baku, kekurangan pasokan, dan melemahnya daya beli pelanggan. Meskipun terjadi sedikit kenaikan pada pesanan baru, peningkatan tersebut lebih banyak dipicu oleh pemesanan lebih awal untuk mengantisipasi kenaikan harga dan gangguan pasokan di masa depan.

Proses produksi di Indonesia mengalami tekanan biaya yang meningkat, terutama akibat kenaikan harga bahan baku dan kelangkaan material. Perusahaan menghadapi tantangan dalam menjaga produksi karena keterlambatan pengiriman dan kekurangan pasokan, yang menyebabkan peningkatan stok barang jadi karena belum terjual.

Di tengah situasi tersebut, produsen merespons dengan menaikkan harga jual pada awal kuartal kedua, mencatat tingkat kenaikan harga terbesar sejak Oktober 2013. Aktivitas pembelian juga sedikit menurun seiring melemahnya kebutuhan produksi akibat kondisi pasokan yang tidak stabil.

Source link