Bruce Willis Donorkan Otak untuk Penelitian Medis

by -148 Views

Bruce Willis dan Keluarganya Donorkan Otak untuk Penelitian Medis

Jakarta – Aktor Bruce Willis bersama keluarganya telah sepakat untuk mendonorkan otaknya setelah meninggal dunia. Keputusan ini merupakan langkah yang diambil sebagai bentuk kepedulian dan upaya dalam memerangi penyakit saraf yang masih belum memiliki obat yang pasti.

Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penelitian ilmiah, terutama dalam penyakit demensia. Menurut istri Bruce Willis, Emma Heming, kontribusi ini diharapkan dapat membantu para ilmuwan menemukan obat untuk mengatasi demensia.

Bruce Willis dan Penyakit FTD

Bruce Willis didiagnosis menderita demensia frontotemporal (FTD) sejak awal 2023. Penyakit ini telah berdampak signifikan terhadap kemampuan kognitif dan komunikasinya. Selain mengalami kesulitan dalam berbicara, Bruce juga mengalami perubahan perilaku yang drastis akibat penyerangan otak pada bagian frontal.

Meskipun kondisinya tergolong stabil, Bruce Willis tetap kesulitan dalam berkomunikasi dan mengingat sesuatu. Keluarga dan terutama istri Bruce, Emma Heming, terus memberikan dukungan dan kebersamaan dalam menjalani proses ini.

Tentang Penyakit FTD

Demensia frontotemporal (FTD) merupakan kelompok penyakit neurodegeneratif progresif yang merusak bagian frontal dan temporal otak. Penyakit ini lebih sering menyerang usia muda dan mempengaruhi berbagai aspek seperti kepribadian, perilaku, dan bahasa.

Gejala FTD meliputi kesulitan berbahasa, perubahan perilaku impulsif, kehilangan empati, dan tindakan sosial yang tidak pantas. Penyebabnya adalah kerusakan sel saraf yang menyebabkan penyusutan pada otak.

Bruce Willis yang merupakan salah satu ikon Hollywood telah memutuskan untuk pensiun setelah film terbarunya, “Assassin” pada tahun 2023. Dengan berbagai penghargaan yang telah ia raih selama kariernya, Bruce akan tetap dikenang sebagai salah satu aktor terbaik di dunia hiburan.

Source link