Beras Premium Abal-Abal: Amran Blak-Blakan! – Jual Rp17 Ribu

by -146 Views

Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman, mengungkapkan praktik permainan beras premium di tingkat distribusi yang merugikan konsumen hingga triliunan rupiah. Menurutnya, beras berkualitas rendah dijual dengan harga premium, bukan sebagai hasil pengoplosan tetapi sebagai kecurangan serius. Hasil uji laboratorium terhadap beras di pasaran menunjukkan standar kadar beras patah pada beras premium melampaui batas maksimal 14%.

Kisaran beras patah dari sampel berada di 33%-59%, yang seharusnya hanya 14%. Dengan kualitas tersebut, harga seharusnya sekitar Rp12.000 per kg, namun dijual hingga Rp17.000 per kg. Hal ini berpotensi menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp10 triliun jika dikalikan dengan volume konsumsi 2 juta ton.

Amran mengecam praktik ini sebagai bagian dari rantai mafia pangan, yang saat ini sedang ditindak oleh Satgas Pangan Polri. Pemerintah akan terus memperketat pengawasan distribusi beras untuk melindungi konsumen dari praktik curang yang merugikan. Tidak hanya itu, Amran juga mempertanyakan siapa yang sebenarnya merugikan masyarakat, apakah upaya penindakan pemerintah atau praktik mafia yang bermain di sektor pangan.

Source link