Harga BBM Setara Pertalite di Tetangga RI Capai Rp33.000/Liter

by -164 Views

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di hampir seluruh negara di dunia, dan hal ini disebabkan oleh lonjakan harga minyak mentah dunia akibat gangguan rantai pasok di Selat Hormuz. Di Indonesia, kenaikan harga BBM terjadi pada BBM non-subsidi seperti bensin dan Solar/diesel, sedangkan harga BBM bersubsidi seperti bensin Pertalite dan Biosolar tetap stabil. Hal ini karena Pemerintah Indonesia masih memberikan subsidi sehingga harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan.

Di negara tetangga, seperti Selandia Baru, harga bensin RON 91 setara Pertalite mengalami lonjakan. Warga Indonesia di Auckland, Selandia Baru, mengalami kenaikan harga bensin secara signifikan, meskipun pasokan di kota besar tetap stabil. Harga bensin di Auckland kini sekitar 3,3 dolar Selandia Baru per liter untuk RON 91 dan 3,5 NZD per liter untuk RON 95.

Meskipun demikian, Indonesia masih memberikan subsidi BBM, membuat harga Pertalite tetap terjangkau. Negara lain seperti Mesir, Uzbekistan, Filipina, dan Thailand juga masih menjual BBM di bawah RON 92. Pada negara seperti Mesir, penggunaan BBM dengan RON rendah masih tinggi karena faktor daya beli masyarakat yang rendah dan kebutuhan kendaraan yang masih memungkinkan penggunaan BBM dengan RON rendah. Selain itu, negara tetangga Indonesia juga menjual BBM dengan RON di bawah 92 karena standar regulasi, kebutuhan kendaraan, dan keseimbangan harga dan kualitas bahan bakar.

Dengan adanya subsidi BBM di Indonesia, masyarakat Indonesia masih bisa merasakan keuntungan dari harga BBM yang relatif stabil, meskipun kenaikan harga di negara lain terjadi secara merata. Hal ini menunjukkan perbedaan kebijakan harga BBM antara Indonesia dan negara-negara tetangga serta negara lain di dunia yang masih menggunakan BBM dengan kualitas RON di bawah 92.

Source link