Peningkatan Kegiatan Kapal di Selat Hormuz: Update Terbaru 2022

by -154 Views

Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas, mempengaruhi aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Pada akhir pekan, lalu lintas kapal meningkat, tetapi kemudian melambat setelah serangkaian serangan terhadap kapal komersial. Data dari LSEG menunjukkan bahwa 20 kapal berbagai jenis melintasi Selat Hormuz pada Sabtu, termasuk kapal tanker FPMC C Lord yang membawa minyak mentah dari Arab Saudi ke Taiwan.

Namun, keesokan harinya, lalu lintas kapal hampir berhenti karena insiden serangan terhadap kapal komersial yang memicu kekhawatiran keamanan. Akibatnya, harga minyak dunia melonjak sekitar 6% pada Senin karena minimnya aktivitas pelayaran. Iran awalnya menyatakan Selat Hormuz terbuka untuk pelayaran komersial, namun kemudian menutupnya kembali setelah ketidaksepakatan dengan AS terkait pemblokiran pelabuhan Iran.

Situasi semakin tegang ketika Garda Revolusi Iran dan militer AS terlibat dalam aksi penembakan kapal. Situasi di Selat Hormuz kembali menunjukkan ketidakstabilan, jalur ini merupakan akses sekitar 20% pasokan minyak dunia. Meskipun puluhan kapal komersial berhasil melewati selat sebelum ditutup kembali, gangguan di kawasan ini berpotensi mempengaruhi harga energi global. Kapal-kapal tertentu yang dikenai sanksi AS juga terlibat dalam aktivitas pelayaran di kawasan tersebut.

Source link