Angel Pieters, penyanyi Indonesia, kembali menggebrak industri musik dengan merilis single pop terbarunya yang berjudul “Garis Tangan” melalui label Nocturn Records. Lagu ini menandai awal dari babak baru dalam karir bermusiknya. Angel menghadapi tantangan besar selama proses penggarapan lagu ini, bahkan harus belajar teknik vokal dari awal untuk menyampaikan emosi lagu dengan lebih mendalam.
Kolaborasi dengan sejumlah musisi seperti produser Martinus Layardo dan penulis lirik Mo Kamga, serta dukungan dari Ambram Lembono dan Kitut Sinjingo dalam proses produksi, membuat lagu ini dibuat dengan cepat dan penuh pembelajaran. “Garis Tangan” menyampaikan pesan reflektif tentang kehidupan dan penerimaan terhadap takdir manusia, mendorong pendengar untuk membangun kesadaran diri dan menerima perjalanan hidup apa adanya.
Dari segi visual, lagu ini dipoles dengan ilustrasi manual oleh Henricus dari Artnivora, yang diinspirasi oleh kunjungan Angel ke sebuah kuil. Video musik disutradarai oleh Reuben Tourino, dengan penata sinematografi Davy Linggar dan penyunting Rizza Badudu. Angel merasa lega dan emosional dengan peluncuran lagu ini, yang tersedia di berbagai platform musik digital sejak 17 April.
Selain single “Garis Tangan”, Angel juga sedang menyiapkan mini album (EP) yang direncanakan rilis akhir tahun ini. Materi untuk EP tersebut telah disiapkan sejak tahun lalu, dan Angel mulai aktif menulis lirik lagunya sendiri. Album keempatnya ini akan tetap memiliki warna pop konsisten, sebagaimana yang terlihat dalam single tersebut. Lagu balada pop ini menjadi tantangan bagi Angel untuk mengeluarkan diri dari zona nyamannya, terutama dalam mengontrol emosi dan teknik vokal yang lebih halus.



