Anak-anak yang tumbuh di panti asuhan sering merasa terbatas dalam ruang, keadaan, dan akses mereka. Namun, program Gift of Hope – Donasi Buku 2.0 di Sedayu City Kelapa Gading telah membawa semangat baru ke dalam kehidupan mereka. Mulai dari 15 Maret hingga 15 Mei 2026, masyarakat diajak untuk menyumbangkan buku dan alat tulis, yang akan disalurkan ke beberapa panti asuhan, termasuk Panti Asuhan Anni’Mah di Cakung.
Tujuan di balik program ini sangat jelas: pendidikan adalah kunci, dan buku adalah awal dari pintu menuju masa depan. Sebagai contoh, Yoga (36) membawa buku khusus yang memiliki arti penting dalam hidupnya. Baginya, buku memiliki kekuatan untuk mengubah pandangan seseorang terhadap dunia.
Yoga berbagi, “Saya menyumbangkan Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer dan Negeri 5 Menara. Dua buku ini benar-benar mengubah pandangan hidup saya.” Melalui buku-buku ini, Yoga belajar tentang ketekunan, impian, dan keberanian untuk melampaui batasan.
Di sisi lain, Livia (30) memilih pendekatan yang lebih sederhana dengan membawa buku anak-anak bergambar. Bagi Livia, impian dimulai dari cerita-cerita kecil yang dibacakan sejak dini. Dia menjelaskan, “Saya membawa Dongeng Sebelum Tidur dan Belajar Membaca untuk Anak. Dari cerita sederhana ini, anak-anak bisa mulai membayangkan masa depan mereka.”
Livia yakin bahwa imajinasi yang ditumbuhkan dari membaca buku dapat menjadi dasar bagi ambisi yang lebih besar. Melalui program ini, anak-anak di panti asuhan memiliki kesempatan untuk merasakan dunia baru melalui halaman-halaman buku yang mereka terima.





