Perayaan tahun baru Imlek di China tahun ini memiliki momen yang tidak biasa dengan karakter Draco Malfoy dari serial Harry Potter menjadi ikon Imlek, membawa makna keberuntungan yang unik dan viral di media sosial. Fenomena ini dimulai dari transliterasi nama Draco Malfoy dalam bahasa Mandarin, “mǎ ěr fú,” yang berarti kuda dan keberuntungan. Kombinasi makna tersebut membuat nama Malfoy diartikan sebagai “keberuntungan kuda,” sangat relevan dengan Tahun Kuda 2026.
Masyarakat China ramai-ramai mempopulerkan karakter Draco Malfoy dengan poster Imlek bernuansa merah yang menampilkan wajahnya dipadukan dengan ilustrasi kuda dan ornamen emas. Bahkan, Tom Felton, aktor yang memerankan Draco Malfoy, turut membagikan postingan Instagram Story yang menampilkan karakter Draco Malfoy muda dengan antusiasme. Kesuksesan fenomena ini menunjukkan bagaimana budaya pop global seperti Harry Potter dapat menjadi simbol tradisi yang relevan.
Selain itu, penerbit Harry Potter di China telah mencatat penjualan ratusan juta eksemplar sejak dirilisnya buku versi Mandarin pada tahun 2000. Euforia ini juga diikuti dengan rencana pembangunan tur studio Harry Potter terbesar di dunia di Shanghai yang dijadwalkan selesai pada tahun 2027. Proyek ini diharapkan akan memperkuat daya tarik Harry Potter di kawasan Asia.
Perpaduan antara tradisi Imlek dengan dunia sihir Hogwarts dari Harry Potter menciptakan perayaan yang kreatif dan penuh warna. Pada akhirnya, fenomena Draco Malfoy sebagai ikon Imlek di China menunjukkan bagaimana budaya global dan lokal bisa bertemu dalam satu perayaan yang memikat.



