PAMDI Malang Raya Segera Hadir di Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026

by -156 Views

Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026 di Malang dipastikan akan menjadi perayaan yang meriah. Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Malang Raya siap untuk menghidupkan suasana bazar Ramadan selama 29 hari penuh, mulai dari 1 hingga 29 Maret 2026, di Lapangan Trunojoyo, Klojen, Kota Malang.

PAMDI hadir sebagai salah satu daya tarik utama dalam acara Ramadan yang baru pertama kali diadakan di area tersebut. Organisasi yang sebelumnya dikenal sebagai PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia) kini aktif sebagai wadah resmi bagi artis dangdut Indonesia, dengan Bang Haji Rhoma Irama sebagai Ketua Umum nasional.

Rosa Amelia, Ketua PAMDI Kota Malang, memastikan keterlibatan seluruh pengurus PAMDI se-Malang Raya dalam kegiatan ini. Mulai dari PAMDI Kota Malang, Kota Batu, hingga Kabupaten Malang akan berpartisipasi selama bulan Ramadan dengan penampilan bergiliran.

Selain penampilan seni, PAMDI juga akan menyediakan takjil secara gratis dan memperkenalkan organisasi mereka kepada masyarakat. Acara ini diharapkan dapat mengukuhkan identitas PAMDI sebagai wadah resmi bagi musisi dangdut Indonesia di Malang Raya.

Di lokasi bazar di bekas ruko Patimura, PAMDI tidak hanya menampilkan hiburan musik dangdut, tetapi juga mengadakan kegiatan sosial seperti pembagian takjil gratis. Panitia Penyelenggara Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026, Ir Jimmy Darwis Samirin, SH, menyambut baik partisipasi PAMDI dan yakin bahwa keterlibatan artis dangdut lokal akan menarik minat masyarakat.

Dengan panggung hiburan dan wahana permainan keluarga, panitia berharap Kampoeng Ramadhan Trunojoyo di Malang akan menjadi destinasi ngabuburit yang menarik dan mudah diakses. Acara ini juga didukung oleh berbagai pihak, seperti DMR Production, TIMES Indonesia, Malang Post, EventMalang, dan JTV Malang.

Kolaborasi antara komunitas musik dangdut, pelaku usaha, dan media lokal diharapkan dapat membuat Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026 menjadi ajang hiburan sekaligus penggerak ekonomi kreatif selama bulan suci Ramadan. Keberadaan PAMDI di panggung Trunojoyo juga menjadi representasi bahwa dangdut tetap memiliki tempat di hati masyarakat dan memperkuat eksistensi organisasi artis dangdut di tingkat daerah.

Source link