Perang Timur Tengah: Ancaman yang Lebih Besar dari Krisis Minyak 70-an

by -166 Views

Kepala Badan Energi Internasional (IEA), Fatih Birol, mengungkapkan bahwa ekonomi global terancam oleh krisis energi akibat perang di Timur Tengah. Birol menyampaikan peringatannya saat berbicara di National Press Club di ibu kota Australia. Menurutnya, situasi krisis ini sangat parah dan bahkan lebih buruk daripada dua krisis minyak tahun 1970-an beserta dampak perang Rusia-Ukraina terhadap gas jika digabungkan. Birol menegaskan bahwa tidak ada negara yang akan luput dari dampak krisis energi ini jika terus berkembang. Perang yang memasuki minggu keempatnya antara AS dan Teheran telah menciptakan kemacetan di Selat Hormuz yang sebagian besar menghentikan pengiriman minyak dunia. Akibatnya, harga minyak melonjak tajam. IEA sedang berkomunikasi dengan pemerintah di Asia dan Eropa untuk mempertimbangkan pelepasan tambahan cadangan minyak jika kondisinya memaksa. Birol menegaskan bahwa langkah-langkah global diperlukan untuk mengatasi krisis energi saat ini.

Source link