Peluang Bisnis Terbuka dari Konflik Israel-Iran

by -183 Views

Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat perang Israel-Iran memunculkan peluang bisnis di industri kendaraan listrik, terutama mobil listrik bekas. Martin Miller, seorang pengusaha di Inggris, melaporkan lonjakan penjualan mobil listrik bekas di salah satu dealer miliknya di London barat daya. Hal ini terjadi setelah konflik pecah pada 28 Februari 2026 yang mengganggu jalur pengiriman minyak global di Selat Hormuz. Melihat peluang ini, Miller kini fokus untuk menambah stok kendaraan listrik. Harga bensin yang naik 7% di Inggris, 8% di Uni Eropa, dan 27% di AS sejak dimulainya perang, telah mempengaruhi perilaku konsumen dan memicu minat terhadap kendaraan listrik. Sejarah juga menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan bakar dapat mengubah kebiasaan belanja mobil konsumen secara struktural seperti yang terjadi pada krisis energi tahun 1970-an di AS. Para analis meyakini bahwa kenaikan harga bahan bakar baru-baru ini mungkin tidak akan secara signifikan merubah kebiasaan belanja mobil baru dalam waktu dekat, tetapi diperlukan kenaikan harga yang tinggi secara berkelanjutan atau melebihi titik psikologis tertentu untuk membuat konsumen beralih ke kendaraan yang lebih hemat bahan bakar. Meskipun belum terlihat dampak signifikan pada pembelian mobil baru di AS, minat terhadap kendaraan listrik meningkat di Eropa, di mana pemerintah juga memberlakukan keringanan pajak untuk pembelian kendaraan listrik.

Source link