Awas Perang Baru: Rudal Inggris vs Rusia

by -64 Views

Ketegangan antara Moskow dan London mencapai titik didih baru setelah serangan mematikan menghantam kota Bryansk di Rusia. Kremlin langsung menuduh Inggris terlibat dalam serangan tersebut dengan menggunakan rudal jelajah jarak jauh buatan Inggris. Dmitry Peskov, juru bicara Rusia, menyatakan bahwa serangan tersebut tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan spesialis militer Inggris. Pasalnya, teknologi senjata ini memerlukan bantuan teknis yang mendalam dari negara pembuatnya.

Serangan di Bryansk yang menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya dikecam oleh Gubernur Bryansk, Aleksandr Bogomaz, sebagai tindakan teroris yang tidak manusiawi terhadap warga sipil. Pemerintah Ukraina mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dengan dalih menargetkan pabrik mikroelektronika lokal. Namun, laporan media menyebutkan bahwa banyak karyawan yang menjadi korban serangan saat pergantian shift pabrik.

Pemerintah Rusia menuntut Inggris dan negara-negara lain yang mendukung Ukraina bertanggung jawab penuh atas korban sipil di Bryansk. Mereka juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera bertindak terkait insiden tersebut. Sementara itu, Bryansk mengumumkan hari berkabung sebagai bentuk penghormatan bagi para korban serangan.

Rudal jelajah Storm Shadow yang digunakan dalam serangan memiliki jangkauan hingga 560 kilometer dan menjadi ancaman bagi kota Bryansk yang tidak jauh dari perbatasan Ukraina. Kremlin menekankan perlunya kampanye militer terhadap Ukraina sebagai langkah untuk melindungi wilayah Rusia dari serangan serupa di masa depan. Penyelesaian konflik ini diharapkan dapat mencegah tindakan kriminal yang lebih luas dan membawa perdamaian bagi kedua belah pihak.

Source link