Aksi kejahatan yang dilakukan oleh komplotan yang menyamar sebagai penagih utang (debt collector) kembali membuat gaduh di kawasan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat. Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban rampasan dan pemukulan oleh para pelaku yang tidak diketahui identitasnya. Peristiwa tersebut terjadi di depan pabrik kaleng pada Selasa (3/3) pagi sekitar pukul 05.10 WIB. Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki informasi tersebut. Namun, korban belum membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.
Menyikapi kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya kejahatan yang berkedok premanisme di kawasan Daan Mogot, Kapolsek Rihold menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan dengan memperketat patroli di area tersebut. Video yang diunggah di akun Instagram @warga.jakbar memperlihatkan seorang pria terduduk dengan kondisi basah dan kotor terkena lumpur hitam air kali. Korban yang merupakan petugas sekuriti di Bank BSI Cisoka, Tangerang, harus merelakan sepeda motornya dirampas oleh komplotan pelaku.
Korban menceritakan bahwa dia dipepet oleh empat orang pelaku yang mengaku sebagai debt collector dan menuduhnya menunggak cicilan kendaraan. Para pelaku tidak mengindahkan penjelasan korban dan malah melakukan kekerasan fisik serta memaksa korban untuk memberikan barang berharganya. Korban akhirnya didorong ke sungai setelah dipukul dan diinterogasi. Dalam keadaan tak berdaya, korban hanya bisa menyaksikan para pelaku membawa kabur sepeda motor dan barang berharganya.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang, dan diharapkan tindakan tegas dapat diambil untuk menangani komplotan penjahat semacam ini agar keamanan masyarakat dapat terjaga. Semua pihak diimbau untuk berhati-hati dan waspada terhadap aksi kejahatan yang mengancam keamanan dan ketertiban di masyarakat.





