Doraemon Pamit dari RCTI: Alasan dan Dampaknya

by -73 Views

Serial animasi Doraemon tidak lagi ditayangkan di RCTI berdasarkan jadwal resmi siaran RCTI dan aplikasi RCTI+ mulai akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Kehadiran Doraemon tidak tercantum dalam jadwal tersebut, termasuk pada hari Minggu tanggal 4 Januari 2026. Hal ini menimbulkan kehebohan di kalangan netizen yang ramai membicarakannya di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Akun @IndoPopBase menjadi salah satu yang pertama kali mengumumkan berita bahwa Doraemon telah berakhir penayangannya di RCTI setelah hampir empat dekade.

Meskipun belum ada klarifikasi resmi dari pihak RCTI mengenai penghentian penayangan Doraemon, tren beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa RCTI tidak lagi menayangkan film Doraemon yang baru. Film terbaru dari Doraemon malah disiarkan di Trans TV. Spekulasi netizen muncul bahwa hak siar Doraemon di RCTI mungkin telah habis, namun banyak yang berharap agar serial tersebut dapat kembali ditayangkan di RCTI.

Doraemon merupakan salah satu animasi Jepang yang diadaptasi dari manga karya Fujiko F. Fujio. Serial ini bercerita tentang seorang bocah bernama Nobita yang berteman dengan robot kucing bernama Doraemon dari masa depan. Doraemon memiliki kantung ajaib yang dapat mengeluarkan berbagai peralatan canggih untuk membantu Nobita dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun Doraemon selalu berusaha membantu Nobita dengan alat-alatnya, seringkali kekacauan justru terjadi akibat ulah sang bocah malas dan ceroboh tersebut.

Selain Nobita dan Doraemon, karakter-karakter lain yang ikut memeriahkan cerita Doraemon adalah Shizuka, Giant, Suneo, Dorami, Dekisugi, serta orang tua Nobita, Nobisuke Nobi dan Tamako Nobi. Berkat cerita yang menghibur dan pesan moral yang disampaikan, Doraemon telah menjadi salah satu kartun yang dicintai oleh anak-anak di Indonesia sejak pertama kali ditayangkan di TVRI pada tahun 1979 dan kemudian dibeli oleh RCTI mulai tahun 1989. Semoga Doraemon dapat kembali menghiasi layar kaca di tanah air untuk menyemarakkan pagi-pagi anak-anak Indonesia dengan petualangan seru mereka.

Source link