Peran IALI dalam Pengembangan Infrastruktur Hijau melalui Musprov di ID District

by -63 Views

Pada tanggal 24 Januari 2026, Musyawarah Provinsi keempat Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia (IALI) Provinsi Banten diadakan di Indonesia Design District. Acara tersebut menjadi wadah penting untuk membahas peran infrastruktur hijau dalam pembangunan daerah. Dengan tema “Infrastruktur Hijau Strategis: Membangun Gerbang Investasi Banten yang Tangguh, Lestari, dan Terhubung,” acara ini mengumpulkan praktisi lanskap, akademisi, dan pemerintah daerah dalam satu forum diskusi strategis.

Selain forum musyawarah, peserta juga diajak untuk melihat perkembangan kawasan PIK 2 yang berhasil mengintegrasikan fungsi lanskap dan infrastruktur. Pengelolaan kawasan hijau dan pariwisata di PIK dan PIK 2 dilakukan secara berkelanjutan melalui PIK Tourism Board dan Landscape Management di bawah Agung Sedayu Group.

Ahmad Suryadi Hamzah, anggota IALI Provinsi Banten, menekankan pentingnya pengalaman lapangan bagi praktisi. Dia mengungkapkan minatnya untuk mengeksplorasi kawasan tersebut, terutama karena fokus kerjanya adalah di bidang master planning dan township. Menurutnya, PIK 2 sering dijadikan rujukan dalam pengembangan kawasan berskala besar dan menjadi salah satu tolok ukur.

Ketua Umum PN IALI, Rahman Andra Wijaya, mencatat banyak anggota IALI yang terlibat dalam perencanaan kawasan PIK 2. Dia menyebut PIK 2 sebagai salah satu contoh perhatian besar terhadap lanskapnya. Acara musyawarah ini memberikan insight yang berharga bagi para peserta yang terlibat dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur hijau di Banten.

Source link