Reaksi Rusia terhadap Pemasangan Rudal Typhon di Jepang

by -48 Views

Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah memasang sistem rudal Typhon di Jepang, yang memunculkan kekhawatiran dari Rusia terkait peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Asia-Pasifik. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menilai langkah tersebut berpotensi mengganggu stabilitas regional. Lavrov mengungkapkan kekhawatirannya karena sistem ini masih berada di Jepang, meskipun sebelumnya dijelaskan hanya sebagai latihan militer sementara. Ia juga menyoroti aktivitas militer yang semakin meningkat di sekitar perbatasan Rusia, termasuk keterlibatan sekutu NATO dari luar kawasan.

Sistem rudal Typhon pertama kali ditempatkan oleh AS di Pangkalan Korps Marinir AS di Iwakuni, Jepang pada Agustus lalu untuk memperkuat kehadiran militer AS di kawasan Asia-Pasifik. Rudal Tomahawk dan Standard Missile-6 (SM-6) dapat diluncurkan menggunakan sistem ini. Rudal Tomahawk memiliki jangkauan sekitar 1.000 mil, sementara SM-6 dapat digunakan untuk berbagai operasi militer.

Meskipun pemerintah Jepang menyatakan bahwa AS akan menarik sistem Typhon dan penempatannya bukan untuk tujuan permanen, Rusia melihat pengiriman tersebut sebagai bagian dari “militerisasi” Jepang. Hal ini terjadi seiring dengan peningkatan latihan militer oleh Jepang dan sekutu Barat di kawasan Asia-Pasifik. Kemitraan strategis antara China dan Rusia juga menjadi perhatian utama bagi NATO, yang menjadikan Asia-Pasifik sebagai wilayah yang berkaitan dengan keamanan transatlantik.

Source link