Film “Sayap Garuda” karya anak-anak Kota Malang membuat penonton terkesan pada penayangan perdana di Mopic Cinemas Malang. Gala premiere ini turut dihadiri oleh Walikota Malang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, serta masyarakat setempat. Pujian langsung disampaikan oleh Walikota Malang Wahyu Hidayat, yang menyoroti makna moral dan pesan yang terkandung dalam film ini.
Film produksi Trazz Picture ini, disutradarai oleh Tarmizi Abka, membawa pesan “Anti Bullying” dengan menggabungkan budaya Indonesia, khususnya pencak silat, untuk memberantas praktek bullying. Dalam film ini, generasi muda Kota Malang berperan aktif bersama dua aktor senior, August Melasz dan Yama Carlos, menghadirkan kualitas akting yang kuat dan pesan yang mendalam.
Lokasi syuting film yang tersebar di beberapa titik ikonik Kota Malang, seperti Kampung Warna Warni Jodipan, Pantai Batu Bengkung, dan Kayutangan Heritage, juga menjadi daya tarik sendiri. Diharapkan melalui film ini, wisata di Kota Malang bisa semakin berkembang. Aktor utama, Zahwa Malabar, mengungkapkan tantangan belajar seni bela diri untuk memerankan perannya dengan baik.
Dukungan untuk film “Sayap Garuda” diharapkan bisa menjadi kampanye sosial untuk menghentikan bullying di kalangan pelajar di seluruh Indonesia. Sutradara film ini, Tarmizi Abka, pun menekankan pentingnya Malang menjadi kota kreatif perfilman. Para pemain dan tim produksi berharap film ini dapat memberikan dampak positif dan menyampaikan pesan moral kepada penonton, terutama dalam menghilangkan praktik bullying.





