Kondisi Listrik Pasca Banjir Sumatra Lebih Parah daripada Tsunami

by -106 Views

PLN Ungkap Dampak Banjir Bandang di Sumatra Lebih Parah dari Tsunami Aceh

PT PLN (Persero) mengungkap dampak kerusakan infrastruktur kelistrikan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra, terutama di Provinsi Aceh. Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, kerusakan infrastruktur listrik kali ini jauh lebih parah daripada yang terjadi pada bencana tsunami Aceh tahun 2004. Sebaran kerusakan akibat banjir kali ini lebih masif dan merusak ratusan titik vital kelistrikan di berbagai wilayah.

Pemulihan sistem kelistrikan saat ini dipengaruhi oleh akses evakuasi material ke lokasi terdampak. Selain kendala akses, PLN juga menghadapi situasi dilematis di mana jaringan listrik desa sudah pulih namun listrik belum bisa dialirkan ke rumah warga karena kerusakan bangunan yang parah, terutama rumah yang masih tertimbun lumpur.

PLN terus berupaya memulihkan kelistrikan tidak hanya di pemukiman tetapi juga di fasilitas pelayanan publik seperti RSUD dan Puskesmas. Tim di lapangan bekerja keras untuk membersihkan instalasi listrik di gedung fasilitas umum yang terdampak lumpur agar pelayanan kesehatan dan ibadah dapat segera berfungsi kembali.

Menurut catatan PLN, kondisi kelistrikan terkini di berbagai wilayah terdampak bencana menunjukkan tingkat pemulihan yang beragam. Di Aceh Tengah, tingkat pemulihan desa mencapai 70,8%, sementara di Bener Meriah sebesar 83,6%. Di Gayo Lues, rasio desa menyala baru mencapai 69,9%, sementara di Aceh Tamiang, pemulihan jaringan hampir total dengan hanya 7 desa yang masih padam.

Darmawan menegaskan pentingnya melakukan suplai listrik ke rumah warga dengan hati-hati, terutama dalam kondisi rumah yang rusak parah atau tertimbun lumpur. PLN tidak akan memaksa menyalakan listrik jika ada risiko terjadi kecelakaan. Melalui upaya terus menerus, diharapkan kelistrikan di wilayah terdampak bencana segera pulih untuk mendukung kehidupan masyarakat setempat.

Source link