Jakarta telah menjadi saksi dari serangkaian peristiwa kriminal selama seminggu terakhir, mulai dari ancaman bom hingga operasi pengoplosan tabung elpiji atau liquefied petroleum gas (LPG). Di antara berita penting yang patut disimak pada pagi hari ini adalah penangkapan tersangka yang terlibat dalam ancaman bom terhadap 10 sekolah di Depok, Jawa Barat. Sementara itu, petugas kepolisian turut melakukan pemeriksaan di tempat kejadian penyiraman air keras di Pulogadung, Jakarta Timur. Juga, tertangkaplah dua pencuri motor bersenjata api yang sebelumnya telah diamankan oleh warga setempat di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi juga menetapkan seorang pemengaruh media sosial, dr. Samira atau yang dikenal sebagai dokter detektif (doktif), sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Tak hanya itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya juga membongkar kasus dugaan pengoplosan tabung elpiji di wilayah Jakarta Timur dan Depok. Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan intensitas kejadian kriminal yang beragam di ibu kota. Selain itu, ketegasan polisi dalam menindak para pelaku kriminal juga menjadi sorotan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kriminal dalam Seminggu: Ancaman Bom dan Pengoplosan LPG





