Prilly Latuconsina menghadapi tantangan berperan sebagai seorang ibu muda dalam film terbarunya yang berjudul “Patah Hati yang Kupilih”. Memerankan karakter Alya, Prilly mengaku tidak sepenuhnya merasa terhubung dengan peran sebagai seorang ibu muda yang harus menghadapi anak kecil, sehingga peran ini menjadi cukup menantang baginya. Meskipun demikian, Prilly mencoba untuk mendalami karakter Alya dengan melakukan riset dan observasi, terutama terkait pola komunikasi ibu muda dengan anak, serta membangun emosi yang diperlukan demi kepentingan anak. Baginya, menggambarkan emosi sebagai orang tua yang selalu memikirkan anak bukanlah hal yang mudah, namun hal itu membuatnya lebih banyak berdiskusi selama proses pengambilan gambar.
Film “Patah Hati yang Kupilih” sendiri mengisahkan tentang kisah cinta Alya (diperankan oleh Prilly Latuconsina) dan Ben (diperankan oleh Bryan Domani) yang dulunya adalah mantan kekasih yang harus menghadapi perbedaan agama serta kesalahan besar yang terjadi dalam hubungan mereka, termasuk kehadiran seorang anak. Film yang juga diperankan oleh Humaira Jahra, Indian Akbar, Marissa Anita, Rowiena Umboh, Halda Rianta, Nike Putra, dan Willem Bevers ini dijadwalkan untuk tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2025. Menarik untuk ditunggu bagaimana Prilly Latuconsina berhasil membawa karakter Alya sebagai seorang ibu muda dalam film ini.





