Academy mengambil langkah paling berani dalam sejarah 100 tahunnya dengan mengumumkan kemitraan revolusioner dengan YouTube untuk Oscar ke-101. Keputusan ini dianggap tepat sesuai dengan kebutuhan dunia perfilman. Sebelumnya, siaran Oscar dianggap terbelenggu oleh “tirani” jendela tayang tiga jam di televisi tradisional, namun dengan kemitraan eksklusif global hingga 2033 dengan YouTube, acara Oscar akan bebas diakses oleh lebih dari 2 miliar penonton tanpa batasan durasi siaran.
CEO Academy Bill Kramer dan Presiden Lynette Howell Taylor menyatakan bahwa kemitraan dengan YouTube bertujuan untuk menginspirasi generasi pembuat film baru dan memberikan akses global terhadap sejarah film. Pertanyaan utama tidak lagi “Bagaimana membuatnya lebih singkat?” melainkan “Bagaimana membuatnya lebih baik?”. Beberapa perubahan yang diamanahkan oleh kemitraan ini adalah menghormati setiap kategori secara setara di siaran utama, menampilkan klip film yang layak, memberikan pemenang waktu untuk pidato tanpa musik pengiring, serta memilih pembawa acara dengan kepribadian asli dan kebebasan kreatif.
Selain itu, saluran Oscar di YouTube juga akan menjadi rumah eksklusif bagi seluruh ekosistem Academy, termasuk Governors Awards, Scientific and Technical Awards, Student Academy Awards, pengumuman nominasi, serta konten sepanjang tahun seperti wawancara, program edukasi, podcast, dan liputan red carpet. Dengan jangkauan global YouTube, obrolan tentang sinema menjadi universal dan film dari seluruh dunia dapat dirayakan oleh penonton secara real-time. Kemitraan ini bukan sekadar upaya menjual diri, melainkan sebuah evolusi yang lama ditunggu untuk menjadikan Oscar sebagai perayaan sinema sejati.





