Dukungan BI Batik Khas Sulawesi Utara di Pasar Internasional

by -42 Views

Batik merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang kaya akan cerita dan keindahan motif. Di Sulawesi Utara, khususnya di Manado, terdapat batik khas dengan motif-motif yang menggambarkan kekayaan budaya daerah tersebut. Mariani Montu, pemilik Zabay Collection, awalnya adalah seorang pembuat kerajinan tangan dari bahan batok kelapa dan sablon kaos. Namun, ketertarikan dan dukungan dari Bank Indonesia pada tahun 2017 membawanya untuk mempelajari dan menggeluti dunia batik Sulut.

Seiring berjalannya waktu, Mariani semakin berkembang dalam menciptakan desain batik khas Sulut, bahkan menemukan motif cengkeh pada tahun 2021. Dukungan dari Bank Indonesia juga membantu Mariani dalam memasarkan batik Sulut, baik di pasar lokal maupun internasional. Selain itu, Zabay Collection juga mengikuti pameran di berbagai daerah untuk lebih memahami pasar dan kebutuhan konsumen.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga terlibat dalam meningkatkan ekonomi Sulawesi Utara dengan program Wirausaha Unggulan Sulawesi Utara (Wanua) untuk mendukung UMKM setempat. Melalui program ini, para pelaku UMKM diberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Diharapkan dengan adanya program ini, UMKM dapat menjadi Local Champion yang mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, Bank Indonesia juga bekerjasama dengan UMKM lainnya seperti Krisna Kain Bentenan untuk mengembangkan perekonomian Sulut. Krisma Kain Bentenan memiliki motif batik khas Sulut yang memikat dan telah menjalin kerjasama dengan BI sejak tahun 2023. Melalui program ini, Krisma Kain Bentenan dapat memperluas pasar dan mengenalkan produknya melalui berbagai metode pemasaran. Dukungan dari BI juga membantu Krisma Kain Bentenan dalam pengembangan bisnis online dan menjaga pangsa pasar yang dimilikinya.

Dengan adanya kerjasama antara UMKM lokal dan Bank Indonesia, diharapkan ekonomi Sulawesi Utara terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Kreativitas para pelaku UMKM dalam melestarikan budaya daerah melalui batik khas Sulut menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah tersebut.

Source link