Gapura di Gerbang Gedung Sate: Inspirasi Dedi Mulyadi dari Candi Bentar

by -40 Views

Pembangunan gapura di gerbang Gedung Sate atau kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah menjadi topik perdebatan di kalangan warganet. Gapura berukuran sedang yang terletak di gerbang utama Gedung Sate Jalan Dipanegoro dan pintu masuk kendaraan di samping Jalan Cimandiri, Kota Bandung menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Gapura tersebut menjadi ornamen yang menyambut pengunjung ke gedung bersejarah yang dibangun pada masa penjajahan Belanda. Kontroversi seputar gapura ini pun viral di media sosial, dengan banyak warganet menyayangkan pembangunan gapura yang dinilai mengurangi nilai historis dari bangunan warisan tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan tanggapannya terkait kontroversi ini. Dedi menjelaskan bahwa pembangunan gapura sudah termasuk dalam rencana pembangunan sejak awal. Menurutnya, pembangunan gapura bukanlah bagian dari bangunan cagar budaya sehingga dianggap sebagai bagian yang dapat dimodifikasi. Dedi menegaskan bahwa proses pembangunan gapura melibatkan ahli teknik sipil dalam analisis dan perencanaannya.

Dalam menjelaskan alasan pembangunan gapura, Dedi juga mengingatkan bahwa peninggalan peradaban Sunda yang merupakan warisan bersejarah adalah candi. Ia juga menyoroti budaya dan peninggalan arsitektur Kecirebonan sebagai bagian dari warisan budaya di Jawa Barat. Dedi menekankan bahwa pembangunan gapura ini bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan, melainkan melibatkan proses berpikir dan analisis dari para ahli sipil yang terlibat dalam pembuatannya.

Source link