Gapura Gerbang Gedung Sate: Tanggapan Ahli Cagar Budaya

by -58 Views

Sentuhan gapura pada gerbang kantor Pemprov Jawa Barat atau Gedung Sate di Jalan Diponegoro, Kota Bandung belakangan ini jadi sorotan di media sosial. Perubahan tersebut dinilai cukup mencolok setelah mendapat sentuhan Candi Bentar. Ahli Cagar Budaya, Tubagus Adhi, memberikan tanggapannya terkait perubahan gapura tersebut. Menurut Adhi, perubahan tersebut tidak salah meskipun mengusung konsep Budaya Sunda. Dia menjelaskan bahwa gerbang di pintu masuk area Gedung Sate bukan bagian dari cagar budaya karena pagar Gedung Sate dibangun oleh pemerintah pada era 1980-an, bukan oleh Kolonial Belanda.

Adhi juga menegaskan bahwa dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya memperbolehkan pengembangan cagar budaya dengan penyesuaian kebutuhan saat ini. Namun, nilai-nilai yang terkandung dalam bangunan tersebut tidak boleh hilang. Adhi menyatakan bahwa gapura dengan sentuhan Candi Bentar ini tidak melanggar prinsip tersebut. Arsitektur utama Gedung Sate yang dirancang oleh J. Gerber mengusung konsep art deco dengan perpaduan tradisional dan kolonial. Adhi menilai bahwa sentuhan tersebut sesuai dengan desain eksentrik Gedung Sate yang dominan warna putih. Tanggapan Adhi ini menjelaskan lebih lanjut terkait perubahan gapura di Gedung Sate yang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Source link