Pemenang Terbaik AMI Awards 2025: Hindia hingga Tenxi Borong!

by -39 Views

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025 telah selesai digelar sebagai penyelenggaraan tertinggi dalam industri musik Indonesia. Ajang penghargaan ke-28 ini mengusung tema “Bhinneka Tunggal Suara,” yang mencerminkan semangat persatuan dalam keragaman aliran musik dan budaya Nusantara. Malam penganugerahan ini menyoroti kemenangan para artis dari berbagai daerah, termasuk talenta kreatif dari Indonesia Timur.

Dalam kategori bidang umum, beberapa pemenang yang memperoleh penghargaan antara lain Tenxi, Jemsii, dan Naykilla untuk Karya Produksi Terbaik-Terbaik dengan lagu “Garam & Madu (Sakit Dadaku)” serta Hindia dengan album ’25 on Blank Canvas’ sebagai Album Terbaik-Terbaik. Sementara Prince Poetiray meraih gelar Pendatang Baru Terbaik-Terbaik.

Di kategori genre, penampilan unggulan dari Raisa, Rony Parulian, The Lantis, dan Salma Salsabil terangkum dalam kategori Pop. Sementara artis atau grup seperti For Revenge, .Feast, Indra Lesmana, Littlefingers, NonaRia, Kaleb J, Salon RNB, Assia Keva & Dreane, Lesti, King Nassar, Zainul Basyar & Bulan Madhani, Gempi, Quinn Salman, Dipha Barus, Bleu Clair & Jevin Julian, Ecko Show, DeadSquad, dan Down For Life juga meraih penghargaan dalam kategori masing-masing.

Adapun dalam bidang karya produksi, beberapa pemenang meliputi Prince Poetiray & Quinn Salman untuk Original Soundtrack Terbaik dengan lagu “Selalu Ada Di Nadimu,” Silet Open Up dkk untuk Lagu Berbahasa Daerah Terbaik dengan lagu “Tabola Bale,” Yura Yunita untuk Lagu Spiritual Islami Terbaik dengan lagu “Tanda,” serta Ammir Gita & Suku Cahaya Ensemble dkk untuk Global Music Terbaik dengan lagu “Semar.”

Penghargaan bidang penunjang produksi juga menjadi penutup dari acara ini dengan penghargaan khusus seperti Video Musik Terfavorit dan International Special Award. Selain itu, Jopie Item, Jan Djuahana, dan James F. Sundah juga memperoleh Lifetime Achievement Award. Acara ini sukses menampilkan ragam bakat musik tanah air yang patut diberi apresiasi dan pengakuan.

Refrensi : “Source link”

Source link