Polda Metro Jaya mengungkap alasan di balik penusukan dua pria, MNF dan MH, oleh pelaku berinisial RS (20) di Cililitan, Jakarta Timur. Motif penusukan tersebut ternyata dipicu oleh rasa cemburu. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, persoalan pribadi antara korban MH dan pelaku RS terkait hubungan pertemanan dengan seorang wanita menjadi pemicu kejadian tragis tersebut.
Peristiwa dimulai ketika korban MH dan rekannya MNF datang ke kos pelaku untuk menyelesaikan masalah. Namun, pelaku tidak berada di rumah saat itu. Saat kembali, keduanya bertemu pelaku di sekitar lokasi kejadian, dan terjadilah cekcok yang berujung pada penusukan menggunakan senjata tajam jenis sangkur. Akibatnya, kedua korban terluka parah.
Saksi-saksi di lokasi kejadian mendengar teriakan dan segera melihat kedua korban tergeletak bersimbah darah. Mereka berhasil menangkap pelaku beserta senjata yang digunakan dan menyerahkannya kepada polisi. MNF meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi, sementara MH menerima perawatan medis di rumah sakit.
Sebelumnya, polisi juga menangkap seorang pria berinisial R yang diduga melakukan penusukan terhadap dua pria di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Salah satu korban meninggal dunia dan korban lainnya mengalami luka serius. Penusukan itu pertama kali dilaporkan oleh warga setelah waktu Magrib.
Insiden tragis ini menjadi bukti dari dampak negatif rasa cemburu yang berlebihan. Kasus-kasus kekerasan seperti ini harus menjadi peringatan bagi semua orang untuk lebih mengendalikan emosi dan menyelesaikan masalah dengan cara yang damai. Penegakan hukum yang tegas juga perlu diterapkan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.





