Kisah Inspiratif Tuan Rondahaim Saragih, Pahlawan dari Batak

by -33 Views

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah satu nama yang mendapat gelar Pahlawan Nasional adalah almarhum Tuan Rondahaim Saragih asal Sumatera Utara dalam Bidang Perjuangan Bersenjata, yang dijuluki sebagai “Napoleon der Bataks” atau Napoleon dari Batak. Tuan Rondahaim lahir pada tahun 1828 di Simandamei, Sinondang, Pamatang Raya, dan merupakan anggota keluarga bangsawan Partuanon Raya.

Sebagai Raja Raya ke-14 Partuanan Raya pada tahun 1876, kerajaan adat yang berpengaruh di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, Tuan Rondahaim mampu menyatukan berbagai kerajaan kecil di Simalungun untuk bersama-sama melawan penjajahan Belanda. Kepemimpinannya dicatat sebagai satu-satunya kerajaan di Simalungun yang tidak pernah ditaklukkan oleh Belanda. Meskipun Belanda berusaha memaksa puteranya mengakui kekuasaan mereka setelah kematiannya, Tuan Rondahaim tetap menjadi simbol perlawanan dan semangat juang rakyat Simalungun.

Atas jasanya yang monumental, Tuan Rondahaim dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa oleh Presiden BJ Habibie dan namanya diabadikan sebagai nama rumah sakit umum daerah (RSUD) Tuan Rondahaim Saragih di Pematang Raya, Sumatera Utara, serta salah satu nama jalan di Kota Pematang Siantar. Dengan demikian, penghargaan gelar Pahlawan Nasional untuk Tuan Rondahaim Saragih adalah wujud pengakuan atas perjuangan dan kontribusinya dalam melawan kolonialisme di Sumatera Utara pada abad ke-19.

Source link