Polisi kini memeriksa dua pria yang diduga mencuri sepeda motor di Tamansari, Jakarta Barat, setelah keduanya lebih dulu dihajar warga usai tertangkap tangan pada Minggu (9/11). Dua pelaku berinisial RK dan DS itu langsung diamankan dan menjalani proses hukum setelah aksi mereka gagal total di tengah jalan. Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa pencurian kendaraan bermotor masih menjadi ancaman nyata di kawasan padat aktivitas seperti Jakarta Barat.
Aksi Terekam Saat Motor Korban Dicuri
Kasus bermula sekitar pukul 19.30 WIB ketika sepeda motor milik korban yang sudah terkunci stang justru dibawa kabur oleh kedua pelaku. Korban yang melihat langsung kejadian itu tak tinggal diam dan segera menghadang pelaku. Situasi sempat memanas sebelum warga sekitar ikut turun tangan membantu menangkap keduanya.
Setelah berhasil diamankan, kedua pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa. Video kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memperlihatkan suasana kacau saat warga melampiaskan kemarahan kepada para pencuri.
Polisi Sita Kunci T Hingga Pistol Mainan
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi pencurian, antara lain kunci berbentuk huruf T, magnet pembuka tutup kunci, dan pistol petasan mainan anak-anak. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa keduanya memang telah menyiapkan alat untuk memudahkan pencurian motor.
Polisi juga mengungkap bahwa salah satu pelaku, RK, berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dan memiliki catatan sebagai residivis kasus pencurian sepeda motor. Sementara itu, DS ikut diperiksa untuk mendalami peran masing-masing dalam aksi tersebut.
Wajah Pelaku Rusak Dihajar Massa
Dalam video yang beredar, kedua pelaku terlihat nyaris ditelanjangi warga setelah tertangkap. Salah satu pelaku bahkan disebut hampir kehilangan garis wajahnya akibat amukan massa. Meski begitu, keduanya kini telah berada dalam pengawasan polisi dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menambah panjang daftar pencurian sepeda motor di Jakarta Barat dan menjadi pengingat bahwa kewaspadaan warga tetap dibutuhkan, terutama saat kendaraan diparkir di area yang rawan dan ramai aktivitas.
Source link





