Pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berstatus anak berhadapan dengan hukum, telah menjalani operasi dan dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Dikabarkan pula bahwa pelaku mengalami luka berat terutama di bagian kepala sehingga harus menjalani operasi. Meskipun pelaku telah sadar, proses pemulihan fisik dan psikisnya harus dilakukan secara hati-hati mengingat usianya yang masih tergolong anak. Ditetapkan bahwa pelaku masih berada di ruang ICU dengan pengamanan ketat agar proses perawatan berlangsung aman.
Pihak berwenang menjelaskan bahwa selain pemulihan fisik, aspek psikologis pelaku juga menjadi perhatian. Koordinasi antara penyidik, rumah sakit, dan lembaga perlindungan anak dilakukan untuk memastikan penanganan sesuai prosedur hukum bagi anak di bawah umur. Proses penyelidikan terhadap motif dari ledakan yang terjadi masih terus dilakukan oleh Densus 88 bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. Pada Jumat, terjadi ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta yang menyebabkan beragam cedera pada korban. Siswa yang diduga sebagai pelaku dikabarkan mengalami perundungan di sekolah tersebut, yang diduga menjadi motif dari aksi tersebut. Terdapat pula temuan senjata mainan di lokasi kejadian setelah dilakukan pemeriksaan.





