Profil Dini Yuliani: Pendamping Setia Bupati Purwakarta Om Zein

by -539 Views

Profil Dini Yuliani, Sosok yang Selalu Mendampingi Bupati Purwakarta Om Zein

Duka tengah menyelimuti Purwakarta setelah Dini Yuliani, istri Bupati Purwakarta Saepul Bahri yang akrab disapa Om Zein, berpulang pada Selasa (28/10) sekitar pukul 03.10 WIB di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Kepergiannya segera menjadi perhatian publik, terlebih setelah sejumlah tokoh menyampaikan belasungkawa, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengunggah doa melalui akun Instagram resminya. Jenazah almarhumah kemudian dimakamkan di TPU Kampung Genggereng, Desa Salem.

Nama yang Dikenal Dekat dengan Warga

Di balik posisinya sebagai istri kepala daerah, Dini Yuliani dikenal luas sebagai figur yang hangat dan mudah berbaur. Ia kerap mendampingi suaminya dalam agenda pemerintahan maupun kegiatan sosial, sehingga kehadirannya cukup akrab di mata warga Purwakarta. Banyak yang menilai, sikap ramah dan rendah hatinya membuat almarhumah tidak sekadar dikenal sebagai pendamping bupati, tetapi juga sebagai sosok yang hadir di tengah masyarakat.

Nama Dini mulai lebih sering disebut publik setelah Om Zein dilantik sebagai Bupati Purwakarta pada 20 Februari 2025 untuk periode 2025–2030. Sejak saat itu, ia terlihat aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pemerintah daerah dan program yang bersentuhan langsung dengan warga.

Jejak Karier sebelum Mendampingi Suami

Sebelum lebih banyak berada di sisi suaminya, Dini Yuliani sempat menempuh jalan politik dan duduk sebagai anggota DPRD Purwakarta periode 2019–2024. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ia bukan hanya dikenal karena statusnya sebagai istri bupati, melainkan juga pernah memiliki peran dalam ruang pengambilan keputusan di daerah.

Selain di dunia politik, Dini juga disebut terlibat dalam dunia usaha, khususnya bisnis ritel dan kuliner. Dari situ terlihat bahwa ia memiliki pengalaman mengelola aktivitas di luar ranah pemerintahan, sekaligus menegaskan bahwa dirinya terbiasa bekerja dan mengambil peran penting dalam berbagai bidang.

Pesan Terakhir dan Dukungan dari Jawa Barat

Meski penyebab pasti wafatnya belum dijelaskan ke publik, keluarga menyampaikan bahwa Dini Yuliani sempat menjalani perawatan intensif untuk menghadapi kondisi kesehatannya. Menjelang akhir hayatnya, ia juga sempat menitipkan harapan agar tradisi tadarus setiap bulan Ramadhan yang sudah berlangsung selama 12 tahun di Purwakarta tetap diteruskan.

Dedi Mulyadi pun menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Dini. Dalam unggahannya, ia mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhumah. Saat melayat, Dedi menggambarkan Dini sebagai sosok yang tulus, setia, dan sepenuhnya mendedikasikan hidupnya untuk keluarga serta orang-orang di sekelilingnya. Source link