Kasus penganiayaan brutal di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, menyisakan satu korban tewas dan dua saksi yang ikut menjadi sasaran serangan. Seorang pria berinisial AAS (36) diduga menghabisi rekannya sendiri, HJ (53), lalu menyerang dua orang yang berusaha memberi pertolongan di lokasi kejadian.
Korban Ditemukan Bersimbah Darah
Peristiwa itu terungkap setelah warga melihat HJ tergeletak dengan luka serius di bagian leher. Kondisinya sudah bersimbah darah ketika ditemukan di kawasan Bidara Cina. Saat itu, saksi 1 dan saksi 2, MR (29) dan MI (21), mencoba mendekat untuk membantu korban.
Namun upaya pertolongan itu justru dibalas dengan serangan. Pelaku disebut mengacungkan senjata tajam ke arah kedua saksi, sehingga mereka terpaksa mundur demi menyelamatkan diri.
Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Nyawa Korban Tak Tertolong
Setelah situasi mereda, para saksi kembali ke lokasi. Korban sudah tidak berada di tempat kejadian. Warga sekitar kemudian memberitahu bahwa HJ telah dibawa ke RS Hermina Jatinegara. Sayangnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Polisi menyebut motif sementara tindakan AAS adalah dendam terhadap korban. Pelaku yang merupakan warga Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, juga mengakui menggunakan senjata tajam saat melakukan penganiayaan.
Pelaku Ditangkap di Tebet
Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap AAS di Jalan Swadaya I, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Saat ini pelaku telah ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami rangkaian kejadian, termasuk serangan terhadap dua saksi yang berada di lokasi.
Atas perbuatannya, AAS dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian.





