Band rock/metal asal Sheffield, Inggris, Bring Me The Horizon (BMTH) terus menorehkan jejak besar di industri musik global. Dibentuk pada tahun 2004, band ini memiliki anggota awal Oliver Sykes (vokal), Lee Malia (gitar utama), Matt Kean (bass), Matt Nicholls (drum), dan Curtis Ward (gitar ritme) dengan nama yang terinspirasi dari kutipan film Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl. BMTH pertama kali mencuri perhatian lewat album debut Count Your Blessings (2006) dengan nuansa deathcore yang khas. Namun, perjalanan musik mereka terus berubah dengan album-album berikutnya menuju metalcore dan sentuhan orkestra dan elektronik. Tonggak penting datang dengan Sempiternal (2013) yang membawa mereka ke kancah internasional. Eksperimen terus dilakukan dengan That’s the Spirit (2015) yang merangkul rock alternatif dengan elektornik, dan amo (2019) dengan eksplorasi pop, EDM, dan trap. Selama pandemi 2020, BMTH merilis album agresif Post Human: Survival Horror dengan kolaborasi bersama seniman seperti YUNGBLUD, Amy Lee, dan Babymetal. Perjalanan BMTH membuktikan bahwa keberanian untuk bereksperimen adalah kunci dari relevansi mereka, menjaga identitas sebagai band yang inovatif dan ikonik.
Perjalanan Evolusi Bring Me The Horizon: Dari Deathcore ke Musik Alternatif





