Tetangga RI Geger Geng Judol Internasional: Transaksi Tembus Rp 63 T

by -172 Views

Vietnam sempat dihebohkan dengan kasus geng judi online dan transaksi kripto transnasional senilai sebesar US$ 3,8 miliar atau setara dengan Rp 63,61 triliun. Empat bersaudara dan sejumlah besar orang lainnya dijatuhi hukuman oleh pengadilan Vietnam dalam kasus ini. Media pemerintah melaporkan bahwa anggota jaringan ini, yang dikendalikan oleh empat bersaudara Vietnam, dituduh terlibat dalam perjudian online mulai dari awal 2020 hingga akhir 2021 sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi.

Dalam persidangan yang berlangsung selama dua hari di Kota Ho Chi Minh, keempat bersaudara tersebut dijatuhi hukuman penjara antara delapan hingga 13 tahun. Sementara itu, 39 terdakwa lainnya dihukum dengan rentang hukuman yang bervariasi. Polisi Vietnam sedang berupaya menangkap seorang pria India yang diduga menjadi otak di balik jaringan tersebut.

Grup kriminal ini menggunakan uang hasil keuntungan ilegalnya untuk membeli properti dan mobil mewah di Vietnam serta melakukan pencucian uang di luar negeri. Mereka juga merancang situs web untuk investasi dalam mata uang kripto, yang illegal di Vietnam. Situs ini memungkinkan pengguna untuk mengonversi uang Vietnam ke token digital seperti USDT dan Ethereum untuk digunakan dalam kegiatan judi online.

Jaringan tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 20.000 pengguna dengan 25 juta akun pada puncaknya. Beberapa pengguna mendapatkan komisi dengan mengajak orang lain untuk bergabung melalui Telegram dan platform media sosial lainnya. Sejak Juni, layanan internet di Vietnam telah memblokir Telegram karena ditemukan adanya indikasi pelanggaran hukum dalam penggunaan aplikasi tersebut.

Pemerintah Vietnam mengklaim bahwa 68% dari 9.600 saluran yang digunakan oleh penduduk Vietnam di Telegram berisikan konten negatif. Sebelumnya, hampir 60 orang yang terlibat dalam penipuan kripto dengan modus investasi Bitcoin juga sudah ditangkap di Kamboja dan Vietnam. Mereka mengiming-imingi korban untuk berinvestasi dalam Bitcoin melalui aplikasi seluler lalu mengambil uang mereka.

Source link