Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menekankan bahwa solusi backlog perumahan terletak pada pembiayaan jangka panjang dan lembaga penyedia rumah. Menurutnya, Tapera berperan sebagai lembaga pembiayaan yang vital karena dilindungi oleh undang-undang, menjadi pusat antrean masyarakat untuk rumah subsidi. Di sisi lain, Perumnas bertindak sebagai lembaga penyedia atau “bulog perumahan” yang memastikan ketersediaan rumah yang stabil. Kerja sama antara Tapera, perbankan, dan Perumnas diharapkan menciptakan ekosistem perumahan sosial yang tidak hanya menyediakan rumah terjangkau dan layak, tetapi juga memberikan fleksibilitas. Fahri menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini dalam dialog Bunga Cinka dengan Fahri Hamzah di program Property Point CNBC Indonesia.
Peran Tapera dan Perumnas dalam Sektor Perumahan: Sorotan Wamen PKP





