Prancis Akui Negara Palestina: Dampak pada Sekutu Israel

by -283 Views

Presiden Prancis, Emmanuel Macron telah secara resmi mengakui negara Palestina, langkah ini menjadi pencapaian signifikan yang segera diikuti oleh beberapa negara Barat lainnya. Dalam pidato yang disampaikannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi mengenai solusi bagi Palestina di PBB, Macron menyerukan untuk mengakhiri konflik yang telah menyebabkan banyak penderitaan. Dia menyatakan, “Waktu untuk perdamaian telah tiba, ketika kita hampir kehilangan kesempatan itu selamanya.” Macron juga menegaskan pentingnya membebaskan sandera yang ditahan Hamas dan menghentikan kekerasan serta konflik di Gaza.

Meskipun Prancis menetapkan syarat sebelum membuka kedutaan besar untuk Palestina, dukungan tersebut disambut baik oleh Otoritas Palestina sebagai langkah ‘bersejarah dan penuh keberanian’. Selain Prancis, beberapa negara seperti Australia, Inggris, Kanada, dan Portugal juga mengumumkan pengakuan terhadap Palestina pada hari yang sama. Langkah ini mendapat kecaman dari Israel, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji untuk tidak mendukung pembentukan negara Palestina. Duta Besar Israel untuk PBB bahkan menyatakan bahwa tindakan tersebut adalah bentuk dukungan terhadap terorisme.

Reaksi serupa juga datang dari Washington, dengan Gedung Putih menyatakan ketidaksetujuan terhadap pengakuan tersebut. Meskipun demikian, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menekankan agar dunia tidak gentar terhadap ancaman balasan dan tetap berjuang untuk perdamaian. Langkah Prancis ini juga diikuti oleh beberapa negara lainnya seperti Andorra, Belgia, Luxemburg, Malta, Monako, dan San Marino yang juga menyatakan pengakuan terhadap Palestina. Semua keputusan tersebut menunjukkan perubahan dinamika politik di Timur Tengah yang semakin kompleks.

Source link