Hong Kong tengah bersiap mengalami dampak Topan Super Ragasa yang diprediksi akan melanda pusat keuangan China tersebut pada hari Selasa. Maskapai Emirates di Hong Kong, Cathay Pacific, telah mengumumkan pembatalan lebih dari 500 penerbangan mulai pukul 18.00 waktu setempat esok. Observatorium Hong Kong memproyeksikan angin kencang dan badai akan melanda kota tersebut pada hari Rabu, disertai dengan hujan deras dan gelombang badai yang signifikan. Sebagai upaya mitigasi, pejabat setempat sedang menyiapkan karung pasir dan penghalang banjir untuk desa-desa pesisir, sementara semua sekolah akan diliburkan pada hari Selasa dan Rabu. Sementara itu, rumah sakit di kota tersebut telah mengambil langkah khusus untuk memastikan layanan darurat tetap berjalan lancar selama badai. Ragasa sendiri saat ini sedang melintasi Selat Luzon antara Taiwan selatan dan Filipina utara.
Di sisi lain, Filipina dan Taiwan juga mempersiapkan diri menyikapi Topan Super Ragasa. Filipina meliburkan kantor dan sekolah di Metro Manila dan di 29 provinsi sebagai langkah antisipasi, sementara Taiwan sedang melakukan evakuasi hampir 300 orang dari Kabupaten Hualien di bagian timur. Pemerintah di kedua negara memantau pergerakan topan dan siaga untuk memberikan peringatan dini kepada warga setempat. Badan Cuaca Pusat mengindikasikan bahwa topan diperkirakan akan mendarat di kepulauan Batanes atau Babuyan yang berpenduduk jarang pada sore hari. Kampanye evakuasi dan peringatan diperkuat untuk memastikan keselamatan masyarakat sebelum Topan Super Ragasa tiba di wilayah tersebut.





