Raih Target Harbolnas Rp35 Triliun dengan Ramai Rojali-Rohana!

by -463 Views

Pemerintah dan pelaku e-commerce mulai memanaskan mesin menjelang Hari Belanja Nasional atau Harbolnas yang akan digelar pada 10-16 Desember 2025. Tahun ini, target transaksinya dipasang tinggi, yakni di kisaran Rp33 triliun hingga Rp35 triliun. Di tengah pelemahan daya beli dan makin ramainya fenomena “Rojali-Rohana” di pusat perbelanjaan, Harbolnas kembali diposisikan sebagai salah satu tumpuan untuk mengerek belanja masyarakat, terutama lewat kanal digital.

Target Ambisius di Tengah Konsumsi yang Lesu

Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia (iDEA), Budi Primawan, menilai sasaran tersebut memang tidak ringan. Namun, ia menyebut target itu masih terbuka untuk dicapai selama potensi penjualan di e-commerce benar-benar dimaksimalkan. Menurut dia, momentum Harbolnas harus dimanfaatkan bukan sekadar untuk membanjiri platform dengan diskon, tetapi juga untuk mendorong transaksi yang lebih berkualitas dan merata.

UMKM Jadi Kunci Dorong Transaksi

Salah satu strategi yang dianggap penting adalah memperkuat peran UMKM dalam ekosistem e-commerce. Budi menekankan bahwa promosi yang terarah perlu dibarengi dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha kecil agar lebih siap bersaing di ruang digital. Karena itu, iDEA juga memberikan pelatihan digital kepada UMKM agar mereka bisa lebih inovatif dalam menjalankan bisnis online dan ikut menangkap peluang besar selama Harbolnas.

Harbolnas Jadi Ujian Daya Dorong E-Commerce

Di saat pusat perbelanjaan masih berhadapan dengan gejala sepinya pengunjung, Harbolnas diarahkan menjadi panggung utama untuk membuktikan bahwa belanja online masih punya daya tarik kuat. Bagaimana iDEA menjalankan strategi untuk meningkatkan transaksi belanja online di masa Harbolnas? Lebih lengkapnya, simak dialog antara Savira Wardoyo dan Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia (iDEA), Budi Primawan dalam program Profit, CNBC Indonesia pada Rabu, 10 September 2025.

Source link